Monday, December 13, 2010
Monday, November 29, 2010
8 Langkah Supaya Allah SWT Mencintai Kita...
http://www.azansubuhkhamis.blogspot.com/
Tuesday, October 12, 2010
Jangan Mengeluh…
JANGAN MENGELUH ………..
Kita selalu Bertanya………………..dan Al-Quran sudah menjawabnya……………..
KITA BERTANYA : KENAPA AKU DIUJI?
QURAN MENJAWAB
“Apakah manusia itu mengira bahawa mereka dibiarkan saja mengatakan; “Kami telah beriman,” (“I am full of faith to Allah”) sedangkan mereka tidak diuji? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan, sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.”
-Surah Al-Ankabut ayat 2-3
KITA BERTANYA : KENAPA AKU TAK DAPAT APA YANG AKU IDAM-IDAMKAN?
QURAN MENJAWAB
“Boleh jadi kamu membenci sesua tu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui.”
- Surah Al-Baqarah ayat 216
KITA BERTANYA : KENAPA UJIAN SEBERAT INI?
QURAN MENJAWAB
“Allah tidak membebani seseorang itu melainkan sesuai dengan kesanggupannya.”
- Surah Al-Baqarah ayat 286
KITA BERTANYA : KENAPA RASA FRUST?
QURAN MENJAWAB
“Jgnlah kamu bersikap lemah, dan jgnlah pula kamu bersedih hati, padahal kamulah org2 yg paling tinggi darjatnya, jika kamu org2 yg beriman.”
- Surah Al-Imran ayat 139
KITA BERTANYA : BAGAIMANA HARUS AKU MENGHADAPINYA?
QURAN MENJAWAB
“Wahai orang-orang yang beriman! Bersabarlah kamu (menghadapi segala kesukaran dalam mengerjakan perkara-perkara yang berkebajikan), dan kuatkanlah kesabaran kamu lebih daripada kesabaran musuh, di medanperjuangan), dan bersedialah (dengan kekuatan pertahanan di daerah-daerah sempadan) serta bertaqwalah (be fearfull of Allah The Almighty) kamu kepada Allah supaya, kamu berjaya (mencapai kemenangan).”
KITA BERTANYA : BAGAIMANA HARUS AKU MENGHADAPINYA?
QURAN MENJAWAB
“Dan mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan jalan sabar dan mengerjakan sembahyang; dan sesungguhnya sembahyang itu amatlah berat kecuali kepada orang-orang yang khusyuk”
- Surah Al-Baqarah ayat 45
KITA BERTANYA : APA YANG AKU DAPAT DARIPADA SEMUA INI?
QURAN MENJAWAB
“Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mu’min, diri, harta mereka dengan memberikan syurga untuk mereka… ?
- Surah At-Taubah ayat 111
KITA BERTANYA : KEPADA SIAPA AKU BERHARAP?
QURAN MENJAWAB
“Cukuplah Allah bagiku, tidak ada Tuhan selain dari Nya. Hanya kepadaNya aku bertawakkal.”
- Surah At-Taubah ayat 129
KITA BERKATA : AKU TAK DAPAT TAHAN!!!
QURAN MENJAWAB
“… ..dan janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah melainkan kaum yang kafir.”
- Surah Yusuf ayat 12
Saturday, September 25, 2010
InDusTRi KaPaL Di Era KekhaLifahan IsLam
Tak heran, jika peradaban Muslim dikenal sebagai bangsa Maritim yang besar. Sebagai penguasa lautan, kekhalifahan Islam juga menguasai teknologi pembuatan beragam jenis kapal. Pembuatan kapal pun menjelma menjadi sebuah industri yang besar, terutama di negara-negara Islam. Industri kapal dagang dan kapal perang menjadi primadona. ‘’Salah satu alasan umat Islam begitu mendominasi Mediterania adalah karena keunggulan mereka dalam teknik pemba - ngunan kapal,’‘ ujar Dr A Hakim Murad dalam sebuah artikelnya yang dipublikasikan islamic-study online. Saking berpengaruhnya kekuatan umat Islam di dunia maritim, istilah galangan kapal dar al-sinna pun menjadi kosakata dalam bahasa Inggris, yakni arsenal.
Menurut Ahmad Y Al-Hassan dan Donarld R Hill dalam bukunya bertajuk, Islamic Technology:An Illustrated History disebutkan bahwa galangan kapal pertama pada era keemasan Is lam dibangun di pulau Rawdah, Sungai Nil, Mesir. ‘’Setelah itu, dibangunlah fasilitas pembuatan kapal di Acre dan Tyre,’‘ ujar Al-Hassan dan Hill. Di wilayah Mesir, terdapat pula galangan kapal lainnya, seperti di Iskandariah, Damietta, dan Fustat. Khalifah Al- Mutawakkil penguasa Kekhalifahan Abbasiyah turut memberi perhatian khusus pada kapal pelabuhan Mesir. Hal serupa dilakukan gubernur Ibnu Tulun (wafat 884 M) yang membuat 100 kapal perang di Rawdah serta banyak kapal kecil.
Lalu, bagaimana kapal-kapal itu dibuat pada zaman kejayaan Islam? Semua kapalkapal di era kekuasaan Islam terbuat dari kayu. Kayu-kayu tersebut diikatkan satu sama lain pada sisinya sehingga tidak saling menindih seperti bangunan kapal yang berkampuh (clinker-built). Kayu yang sudah diikat itu membentuk seperti papan yang rata (carvel built). Kayu-kayu tersebut diikatkan dengan tali. Teknik pembuatan kapal seperti ini biasa dilakukan negara Islam bagian timur. Sedangkan, negeri Islam yang berada di bagian Mediterania sudah menggunakan paku besi. Setelah kayu menjadi satu, semuanya didempul dengan menggunakan aspal atau ter. Sedangkan, tali yang digunakan untuk mengaitkan kapal dengan jangkar dibuat dari bahan rami atau lontar. Kapal milik umat Muslim memiliki ciri khas yakni pada layar yang diigunakannya.
Mereka menggunakan layar laten yang dipasangkan pada sebuah tiang berat. Kemudian, layar tersebut dibentangkan pada tiang kapal, selanjutnya digantung sehingga membentuk sudut. Sedangkan, kapal Mediterania ciri khasnya ada pada layar laten yang mempunyai tiga sudut. Tak sembarang bahan bisa diguna kan untuk membuat kapal. Otoritas Muslim di zaman keemasan telah me ne tapkan standar bahan-bahan yang dapat dipakai membuat kapal. Salah satu syaratnya adalah kayu dan tali yang digunakan harus berkualitas tinggi. Selain itu, juga diperlukan besi, kain terpal, serta bidal penutup tali. Menurut Al-Hassan dan Hill, di masa kejayaan Islam terdapat beragam jenis kapal dari berbagai ukuran dan jenis. ‘’Ukurannya mulai dari perahu cardik yang kecil hingga perahu dagang besar berkapasitas lebih dari 1.000 ton,’‘ paparnya. Secara khusus, geografer Muslim, Al- Muqaddasi, pada abad keempat H atau ke-10 Masehi menyebutkan nama dan lusinan jenis kapal. Setiap kapal Muslim tersebut juga mencerminkan karakteristik tertentu.
Kapal dagang Kapal dagang umumnya merupakan kapal layar yang memiliki rentangan yang relatif lebar dan panjang. Pan jang nya layar berfungsi sebagai ruang penyimpanan (kargo) yang lapang. Pada masa kejayaan Islam, sungai Nil mempunyai peranan penting dalam perdagangan internasional dan industri pembuatan kapal. Kota itu dikuasai Islam sejak Amr bin Al-As menak - lukkan wilayah itu.
Kapal perang Berbeda dengan kapal dagang, kapal pe - rang bentuknya lebih ramping. Kapal ini bi - sa menggunakan dayung atau layar, tergantung dari fungsinya. Selain dibangun di pe - la buhan-pela buh an yang ada di Mesir, pada zaman kejayaan Islam kapal perang juga dibuat di wilayah Barat, seperti Tripoli dan Tunis di Afrika Utara, kemudian di Sevilla, Almeria, Pechina, dan Valencia di Spanyol. Selain itu, kapal- kapal perang juga di buat oleh kaum Muslim di Messina dan Palermo dengan mempekerjakan ribuan orang. Industri pembuatan kapal juga ber kembang pada zaman Dinasti Fatimiy yah. Mereka memperluas fasilitas pembuatan kapal perangnya di Tunis. Ada beberapa armada yang penting pada zaman kekuasaan Dinasti Fatimiyyah, yakni armada al-armada Sheen, al-Harariq, al- Harareeb, dan al-Taraid. Setelah kekuasaan Fatimiyyah meredup, industri pembuatan kapal dilanjutkan oleh Dinasti Ayyubiyah dan Mamluk.
Pada 566 H (1170 M), Salahudin Al-Ayubi berhasil membuat bagian-bagian badan kapal di galangan kapal Mesir. Salahudin juga memerintahkan pendi rian dermaga perakitan kapal untuk memasok kapalkapal dalam pertempuran melawan pasukan tentara Perang Salib. Keunggulan industri pembuatan kapal juga berlangsung hingga di era Kekhalifan Usmani Turki. Pemerintahan Usmani mengembangkan Istanbul (kota Islam) menjadi pusat pelayaran. Sultan Muhammad II pun menetapkan lautan dalam Golden Horn sebagai pusat industri dan gudang persenjataan maritim. Pemerintahan Ottoman juga berhasil membangun sebuah kapal di Gallipoli Ma - ritime Arsenal. Di bawah komando Gedik Ahmed Pasha (1480), Daulah Usmani membangun basis kekuatan lautnya di Istanbul.
Tak heran, jika marinir Turki mendominasi Lautan Hitam dan menguasai Otranto. Saking kokohnya kekuatan militer Ot - toman di lautan, Sultan Salim I kerap ber - seloroh, ‘’Jika Scorpions (Kristen) menempati laut dengan kapalnya, jika bendera Paus dan raja-raja Prancis serta Spanyol berkibar di pantai Trace, itu semata-mata karena toleransi kami.
Ibnu Tulun Sang Pembuat 100 Kapal Perang
Ahmad Ibnu Tulun adalah seorang gubernur Mesir pada masa Dinasti Abbasiyah. Ia adalah anak dari seorang budak berkebangsaan Turki bernama Tulun, yang dalam bahasa Turki berarti kemunculan yang sempurna. Ahmad Ibnu Tulun dilahirkan di Baghdad saat bulan Ramadhan 220 H/ September 835 M.
Tak lama setelah kelahirannya, sang ayah meninggal dunia. Sang ibu kemudian dipersunting Bagha al- Ashghar, salah satu panglima militer Dinasti Abbasiyyah yang berasal dari daerah Turki. Tak lama, Bagha al-Ashghar juga meninggal dunia. Ibu Ahmad Ibnu Tulun kemudian menikah untuk ketiga kalinya dengan seorang pembesar militer bernama Bakbak (Bayik Bey) yang menggantikan posisi mantan suami keduanya. Ibnu Tulun tumbuh besar dalam tradisi Turki dan didikan militer ayah tirinya. Sejak itu, ia aktif dalam dunia militer. Beranjak dewasa, Ibnu Tulun menikahi anak perempuan dari panglima militer lain Yarjukh, teman ayah tirinya. Ia ditunjuk sebagai gubernur Mesir di bawah kekuasaan Khalifah Al-Mu’tamad Billah penguasa Dinasti Abbasiyah.
Para sejarawan menjelaskan, Ibnu Tulun adalah orang yang kuat dan keras. Dia memerintah dan membuat suatu pertumbuhan dan stabilitas. Perawakannya tinggi dan tampan. Pada awal menjadi gubernur, ia menangani konflik dengan Ahmad Ibnu al-Mudabbir pengumpul pajak resmi dinasti Abbasiyah. Konon, Ibnu Al- Mudabbir lebih senang melaporkan hasil pajak kepada khalifah di Baghdad dibandingkan kepada Ahmad Ibnu Tulun. Merasa tidak dihormati, Ibnu Tulun mengambil tindakan. Akhirnya, ia berhasil menundukkan Ibn Al- Mudabbir. Setelah itu, pamornya langsung naik. Ibnu Tulun mempunyai kekuasaan yang begitu luas meliputi wilayah Mesir hingga Alexandria. Pada masa kejayaannya, Ibnu Tulun berhasil memerintahkan pembuatan 100 kapal perang dan ratusan kapal kecil. Inilah salah satu pencapaian terbesar Ibnu Tulun. Ia mampu menguasai lautan.
Tak heran, jika kekuasaannya semakin kuat. Sampai-sampai, Ibnu Tulun tak lagi menyebut dirinya sebagai gubernur, melainkan sebagai pemegang kebijakan independen yang tak lagi memiliki kaitan hierarkis terhadap Abbasiyah. Ia membangun dinasti sendiri Dinasti Tuluniyah di Mesir yang lepas dari pengaruh Dinasti Abbasiyah. Ia menunjukkan kekuasan yang dikendalikannya itu dengan memasang gambar wajahnya di mata uang, mengangkat pembantu (menteri), kepolisian, bea dan cukai, istana, perdagangan, dan dinas intelijen.Friday, September 24, 2010
Salam Lebaran..Seribu Kemaafan
"Sebenarnya orang-orang yang beriman itu adalah bersaudara." (Hujuraat:10)
Allah SWT juga berfirman yang bermaksud: "Maka jadilah kamu dengan nikmat Allah itu orang-orang Islam yang bersaudara." (Ali Imran:103)
Tuesday, September 7, 2010
Dimulakan dengan basmalah......
“Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang”
Syaikh Muhammada As-Sanwani, Grand Syaikh Al-Azhar Mesir yang ke-13, dalam kitabnya yang bertajuk “Hasyiyah Ala Mukhtashar Ibnu Jamrah”telah mensyarahkan kitab Mukhtashar Shahih Bukhari telah menulis beberapa kisah reality yang berlaku dalam kehidupan seharian tentang keajaiban Basmalah.
Antara yang dimuatkan dalam kitab karangan beliau ialah kisah seorang sahabat Nabi yang bertemu dengan syaitan penggoda orang Mukmin dan syaitan penggoda orang Kafir. Sahabat yang diriwayatkan kisahnya itu bernama Abu Hurairah r.a. Syaitan penggoda orang Kafir itu tampil gemuk, segar-bugar, rapi, dan memakai pakain yang rapi lagi bagus. Tetapi, syaitan penggoda orang Mukmin hanya bisa tampil kurus kering, kusut, dan telanjang tidak berpakaian.
Berikut adalah dialog di antara kedua-dua syaitan tersebut.
Syaitan penggoda kaum Kafir: “Kenapakah keadaanmu amat menyedihkan, kau kurus kering, kusut, lagi tidak berpakaian?”
Syaitan penggoda kaum Mukmin: “Aku bertugas menggoda orang Mukmin yang selalu berzikir dan membaca Basmalah, menyebut nama Allah. Ketika hendak makan dan minum, ia membaca basmalah menyebut nama Allah, maka aku tetap lapar, dan haus. Ketika memakai minyak, ia menyebut juga Basmalah, maka aku tetap kusut. Dan yang lebih memalukan untukku, dia tetap melafazkan Basmalah ketika memakai baju sehingga aku tetap telanjang sebegini.”
Syaitan penggoda kaum Kafir: “Jikalau begitu, aku beruntung. Aku bersama orang Kafir yang tidak pernah menyebut nama Allah. Pada waktu makan ia tidak menyebut nama Allah sehingga aku bisa makan bersamanya sampai puas, kekenyangan. Ketika minum juga ia tidak menyebut nama Allah, sehingga aku turut serta minum bersamanya menghilangkan dahaga. Ketika memakai minyak, ia tidak menyebut nama Allah sehingga aku ikut minyakkan diriku. Dan ketika memakai pakaian dia langsung tidak menyebut Basmalah sehingga aku ikut memakai apa yang disarungnya.
(Dipetik dan dimodifikasi daripada buku Di Atas Sejadah Cinta)
Jadi akhawat yang dikasihi marilah kita membasahkan lidah dengan ucapan Basmalah tiap kali melakukan apa juga perbuatan. Bukankah itu salah satu langkah untuk kita memperbaharui niat kita dalam melakukan setiap perbuatan untuk menggapai redhaNya? Bahkan ia juga mampu membawa keberkatan dalam setiap amalan. Berkesan juga untuk mengelakkan diri daripada melakukan dosa, kerana apabila kita telah menjadikan kebiasaan untuk membaca Basmalah di awal setiap perbuatan, bagaimana rasa jika awal melakukan dosa, kita mahu mengucapkan Basmalah.
“Bismillahirrahmanirrahim“.
Suatu kalimah pendek yang mampu memberi kesan yang mendalam bagi insan yang meneliti maksudnya, menangkap isi maknanya. Dialah Tuhan yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Bukankah kita hidup di dunia ini dengan sifat ar-Rahman, ar-Rahim Nya?
Fikir-fikirkan, renung-renungkan dan selamat beramal.
Thursday, July 29, 2010
Peringatan Untuk Kita,,!!
"Berwaspadalah terhadap syaitan demi keselamatan agama kamu.
Dia telah berputus asa untuk menyesatkan kamu dalam perkara-perkara besar,
maka berjaga-jagalah supaya kamu tidak mengikutnya dalam perkara-perkara kecil."........
Antara “barangan buatan” yang telah dijadikan ikutan oleh kebanyakan dari kita.
1. Kita diajar dalam buku biologi,
buku pemakanan (kajian dan terbitan para kafir ni) bahawa kalau nak dapat vitamin B dan kalau nak tambah darah kita kena makan hati haiwan dan hati ayam.
tetapi sebenarnya Nabi kita tidak menggalakkan pemakanan organ dalaman.
Nak ikut kafir ke nak ikut Nabi Muhamad ?
Sebenarnya makan hati ayam dapat melembabkan otak kita sbb hati merupakan organ dimana semua toksin akan dikumpulkan dan dineutralkan.
so kepekatan toksin adalah tinggi di hati ayam.
makanlah kita toksin tersebut serta bengaplah otak kita umat Islam sebab percaya buku sains keluaran kafir ini.
2. Kita diajar dalam sains bahawa kopi tidak bagus untuk kesihatan.
Namun sebenarnya kopi adalah antara minuman kegemaran Nabi Muhamad selain susu dan madu.
Cuba tengok Yahudi, mereka minum kopi, Starbuck.
Profesor di UK yang Yahudi semua ada segelas kopi di tangan mereka.
3. Kita diajar memakan kambing tinggi kolesterol,
namun kambing juga adalah makanan kegemaran Nabi Muhamad.
Seolah-olah buku sains ni nak merendahkan pemakanan Nabi kita.
Sebenarnya daging kambing adalah daging paling kurang kolesterol.
4. Kita diajar bahawa makan McDonalds adalah bagus,
namun sebenarnya McDonalds adalah makanan yang sangat tinggi MSG dan kolesterolnya dan paling banyak lemak tepu trans.
5. Para kafir ni juga menggalakkan kita minum dan makan makanan yang langsung tak berkhasiat,
contohnya coke dan maggi.
Coke tu sangatlah beracun,
pastu sangat tidak bagus untuk kesihatan (gula tinggi, berasid, pH dalam lingkungan 3.5, ada racun tersembunyi).
6. Untuk pengetahuan,
para kafir agen dajjal ni gak mengwar-warkan kebaikan minum soya
(sebab USA merupakan pengeluar soya terbesar),
namun sebenarnya soya dapat melemahkan kejantanan lelaki
dan mengurangkan kesuburan lelaki dan perempuan.
selain itu juga soya dapat meningkatkan risiko kanser payudara,
kanser ovari,
kanser prostat,
serta melemahkan otak dan tulang sbb dalam soya ada hormon estrogen yang sama dgn estrogen kat wanita. pastu soya ada phytic acd yang membuatkan penyerapan kalsium,
magnesium dan zinc yang penting untuk badan kita terjejas.
Secara kesimpulannya para kafir ajen Al-Masih Dajjal ni bukan setakat melemahkan kita dari segi lain namun secara pemakanan kita jua.
Firman Allah:
Wahai sekalian manusia!
Makanlah dari apa yang ada di bumi yang halal lagi baik,
dan janganlah kamu ikut jejak langkah Syaitan,
kerana sesungguhnya Syaitan itu ialah musuh yang terang nyata bagi kamu.
Al-Quran
Surah Al-Baqarah
Ayat 168
Firman Allah:
Dan makanlah dari rezeki yang telah diberikan Allah kepada kamu,iaitu yang halal lagi baik dan bertakwalah kepada Allah yang kepadaNya sahaja kamu beriman.
Surah Al-Maidah:Ayat 88
Firman Allah:
Oleh itu,
makanlah (wahai orang-orang yang beriman) dari apa yang telah dikurniakan Allah kepada kamu dari benda-benda yang halal lagi baik,dan bersyukurlah akan nikmat Allah,jika benar kamu hanya menyembahNya semata-mata.
Surah An-Nahlu:Ayat 114





