masa itu lebih baik dri emas

Wednesday, September 30, 2009

Salam Lebaran..

Assalamualikum sahabat2 semua...alhamdulillah mudah mudahan kita dapat sesuatu yang manfaat daripada bulan ramadan yang telah meninggalkan kita dan berharap mudah mudahan tahun depan allah pertemukanya kembali.syawal telah menjelma....alhamdulillah tahnun ni dapat la aku beraya dengan seluruh keluarga..seronok bila ramai2 berkumpul.apa pun,aku minta maaf kapada suma rakan..andai ada silap dan terkasar bahasa..lain kali tulis lagi..hehe...jumpa lagi

Thursday, September 17, 2009

menanti malam lailatul qadar

Lailatul Qadr (atau lebih dikenal dengan malam Lailatul Qadar) mempunyai keutamaan yang sangat besar, karena malam ini menyaksikan turunnya Al-Qur`anul Karim, yang membimbing orang-orang yang berpegang dengannya ke jalan kemuliaan dan mengangkatnya ke derajat yang mulia dan abadi. Ummat Islam yang mengikuti Sunnah Rasulnya berlomba-lomba untuk beribadah di malam harinya dengan penuh iman dan mengharap pahala dari Allah subhanahu wa ta’ala.

Aku sudah posting ayat-ayat Al-Qur`an ttg Lailatul Qadr (di sini) dan kali ini aku tambahkan hadits-hadits Nabi yang shahih menjelaskan tentang malam tersebut.

1. Keutamaan Lailatul Qadr
Cukuplah untuk mengetahui tingginya kedudukan Lailatul Qadr dengan mengetahui bahwasanya malam itu lebih baik dari seribu bulan. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman (yang artinya):
“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur`an) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.” (Al-Qadr:1-5)

2. Waktunya
Pendapat yang paling kuat, terjadinya Lailatul Qadr itu pada malam di akhir-akhir bulan Ramadhan sebagaimana ditunjukkan oleh hadits ‘A`isyah, dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam beri’tikaf di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan dan beliau bersabda:

تَحَرَّوْا (وَفِيْ رِوَايَة: اِلْتَمِسُوْا) لَيْلَةَ القَدْرِ فِي الوِتْرِ مِنَ العَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ
“Carilah Lailatul Qadr di malam ganjil pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan.” (HR. Al-Bukhariy no.2017 dan Muslim no.1169)

Jika seseorang merasa lemah atau tidak mampu, maka janganlah sampai terluput dari tujuh hari terakhir, berdasarkan riwayat dari Ibnu ‘Umar, dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

اِلْتَمِسُوْهَا فِي العَشْرِ الأَوَاخِرِ (يَعْنِي لَيْلَةَ القَدْرِ) فَإِنْ ضَعُفَ أَحَدُكُمْ أَوْ عَجَزَ فَلاَ يُغْلَبَنَّ عَلَى السَّبْعِ البَوَاقِي
“Carilah di sepuluh hari terakhir, jika salah seorang di antara kalian tidak mampu atau lemah maka jangan sampai terluput dari tujuh hari sisanya.” (HR. Muslim no.1165)

Telah diketahui dalam Sunnah, pemberitahuan ini ada karena perdebatan para shahabat. Dari ‘Ubadah bin Ash-Shamit, ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam keluar pada Lailatul Qadr, lalu ada dua orang shahabat berdebat, maka beliau bersabda:
“Aku keluar untuk mengkhabarkan kepada kalian tentang Lailatul Qadr, tetapi fulan dan fulan berdebat hingga diangkat (tidak bisa lagi diketahui kapan kepastian lailatul qadr terjadi), semoga ini lebih baik bagi kalian, maka carilah pada malam 29, 27 dan 25.” (HR. Al-Bukhariy 2023)

Banyak hadits yang mengisyaratkan bahwa Lailatul Qadr itu terjadi pada sepuluh hari terakhir, hadits yang lainnya menegaskan di malam ganjil sepuluh hari terakhir. Hadits yang pertama sifatnya umum sedangkan hadits kedua sifatnya khusus, maka riwayat yang khusus lebih didahulukan daripada yang umum, dan telah banyak hadits yang lebih menerangkan bahwa Lailatul Qadr itu ada pada tujuh hari terakhir bulan Ramadhan (malam ke-25, 27 dan 29), tetapi ini dibatasi kalau tidak mampu dan lemah. Maka dengan penjelasan ini, cocoklah hadits-hadits tersebut dan tidak saling bertentangan.

3. Bagaimana Mencari Lailatul Qadr?
Sesungguhnya malam yang diberkahi ini, barangsiapa yang diharamkan untuk mendapatkannya, maka sungguh telah diharamkan seluruh kebaikan (baginya). Oleh karena itu dianjurkan bagi muslimin agar bersemangat dalam melakukan ketaatan kepada Allah untuk menghidupkan malam Lailatul Qadr seperti melakukan shalat tarawih, membaca Al-Qur`an, menghafalnya dan memahaminya serta amalan yang lainnya, yang dilakukan dengan penuh keimanan dan mengharapkan pahala-Nya yang besar. Jika dia telah berbuat demikian maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
مَنْ قَامَ لَيْلَةَ القَدْرِ إِيْمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
“Barangsiapa shalat malam/tarawih (bertepatan) pada malam Lailatul Qadr dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Al-Bukhariy 38 dan Muslim no.760)

Disunnahkan untuk memperbanyak do’a pada malam tersebut. Diriwayatkan dari ‘A`isyah, dia berkata: Aku bertanya: Ya Rasulullah, apa pendapatmu jika aku tahu kapan Lailatul Qadr (terjadi), apa yang harus aku ucapkan? Beliau menjawab: “Ucapkanlah:

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ العَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
“Ya Allah, Sesungguhnya Engkau Maha Pengampun dan mencintai orang yang meminta ampunan, maka ampunilah aku.” (HR. At-Tirmidziy 3760 dan Ibnu Majah 3850, sanadnya shahih)

Dari ‘A`isyah berkata:
“Adalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam apabila masuk pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan, beliau menghidupkan malamnya, membangunkan keluarganya, dan bersungguh-sungguh serta mengencangkan kainnya (yaitu menjauhi istri-istrinya untuk konsentrasi beribadah dan mencari Lailatul Qadr).” (HR. Al-Bukhariy no.2024 dan Muslim no.1174)

4. Tanda-tandanya
Dari Ubaiy, ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Pagi hari malam Lailatul Qadr, matahari terbit tidak ada sinar yang menyilaukan, seperti bejana hingga meninggi.” (HR. Muslim no.762)

Dan dari Ibnu ‘Abbas, ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Malam Lailatul Qadr adalah malam yang indah, cerah, tidak panas dan tidak juga dingin, dan keesokan harinya sinar mataharinya melemah kemerah-merahan.” (HR. Ath-Thayalisiy 349, Ibnu Khuzaimah 3/231 dan Al-Bazzar 1/486, sanadnya hasan)


APA PERLU DIBUAT UNTUK MENDAPATKAN GANJARAN BESAR INI?

pr0018

Adakah dengan menonton siaran langsung qiam Ramadan di Masjidil haram, atau menunggu tanda seperti nampak pokok sujud, air kolah melimpah atau…?
Nabi Muhammad saw telah memberi panduan kepada umatnya dan kepada mereka yang merasakan amalan yang mereka lakukan selama ini masih sedikit dan mereka perlu mendapatkan pahala 1000 bulan atau 83 tahun 4 bulan beribadat.

انه كان يعتكف فيها ويتحرى ليلة القدر خلالها
Ertinya : “Adalah Nabi SAW beriktikaf padanya dan berusaha mencari malam al-qadar darinya (malam-malam ramadhan)” ( Riwayat al-Bukhari & Muslim)

أن النبي صلى الله عليه وسلم كان إذا دخل العشر أحيا الليل وأيقظ أهله وشد مئزره
Ertinya : ” Apabila telah masuk 10 terakhir bulan Ramadhan, maka Nabi menghidupkan malam, mengejutkan isterinya dan mengetatkan kainnya (tidak menyetubuhi isterinya kerana amat sibuk dengan ibadat yang khusus)” ( Riwayat Al-Bukhari dan Muslim)

Ya , iktikaf di masjid dan beribadat bersungguh-sungguh. Iktikaf adalah amalan yang dilakukan oleh nabi kita apabila masuk 10 malam terakhir Ramadan. Bukan nabi sahaja yang beriktikaf bahkan para sahabat dan isteri-isterinya membuat khemah di dalam masjid dan melakukan ibadat sehingga fajar pada setiap malam terakhir Ramadan.
Malangnya kebanyakkan masjid kosong semasa tawaran hebat yang dijanjikan Allah swt. Orang perempuan sibuk menyiapkan juadah hari raya dengan hujjah ini pun ibadat juga. Orang lelaki pula sibuk membawa anak-anak membeli baju raya. Risalah ini mengajak semua umat Islam berilah diri anda sekali peluang untuk mendapat ganjaran Lailatul Qadar. Takkan tiap-tiap tahun umur kita hanya untuk anak-anak dan untuk tetamu yang berkunjung semasa hari raya. Tahun ini kalau anda berjaya mendapat Lailatul Qadar dengan berpandukan cara yang ditunjukkan oleh Rasulullah saw dan sahabat alangkah beruntungnya kehidupan akhirat anda. Masakan tidak, anda telah diberi ganjaran beribadat selama 1000 bulan. Tidak mungkin anda mampu melakukan ibadat sebanyak itu. Umur anda pun mungkin tidak sepanjang itu. Berilah peluang sekali pun jadilah , tahun ini.
Alangkah baiknya jika pihak masjid menganjurkan program Qiamullail dan menggesa ahli kariah beriktikaf pada 10 malam terakhir. Semua pahala iktikaf dan qiam sudah tentu dalam kocek ahli jawatankuasa yang mencadang dan bertungkus lumus menjayakan program ini. Sediakan sahur jika kewangan masjid mengizinkan. Tak guna simpan berpuluh ribu di dalam akaun masjid kerana jemaah yang menyumbang berharap sangat wang sedekah mereka dimanfaatkan untuk program seperti ini.
Sabda Nabi Barangsiapa yang memberi contoh kepada perkara kebaikan maka baginya pahala amalannya dan pahala orang yang melakukan amalan baik tersebut tidak dikurangi sedikit pun pahala hinggalah ke hari kiamat.

فعن أنس بن مالك رضي الله عنه قال : دخل رمضان فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم : إن هذا الشهر قد حضركم وفيه ليلة خير من ألف شهر من حرمها فقد حرم الخير كله ولا يحرم خيرها إلا محروم

رواه ابن ماجه

Daripada Anas bin Malik katanya Apabila masuk bulan Ramadan , Rasulullah SAW bersabda Telah datang kepada kamu bulan ini, padanya ada satu malam yang terlebih baik dari seribu bulan barangsiapa yang diharamkan daripada mendapatkannya maka ia diharamkan dari mendapat semua kebaikan , tiadalah terhalang daripada mendapatkannya kecuali orang yang diharamkan dari mendapat kebaikan.

Thursday, August 20, 2009

marhaban ya ramadhan......

alhamdulillah..syukur dengan rahmat dan limpah kurniaan allah kerana dipertemukan lagi dalam bulan ramadhan mulia ini..kerna dengan ganjaran dan pahalan yang allah berikan dengan berlipat kali ganda.peluang ini la yang perlu kita rebutkn..dengan allah telah beri kita usia,iaitu sebagai modal kita untuk menuju ke alam yang pasti akan kita lalui...seperti mana yg kita ketahui,malaikat israil akan mengunjungi kita sebyk 70 kali dlm sehari...bayangkan..kita patut byk2 bersyukur dan lagi perbayakkn ibadah kita supaya jadi bekalan tg sempurna...



KELEBIHAN RAMADHAN
Bulan Ramadhan merupakan bulan yang mempunyai banyak kelebihan. Kedatangannya selepas dua bulan yang juga tidak kurang keistimewaannya iaitu Rejab dan Sya'ban. Bagi tujuan menyuburkan rasa tanggungjawab dan rasa ingin menambahkan ibadat kepada Allah sepanjang Ramadhan ini, di sini dibawa beberapa hadis yang menceritakan mengenai kelebihannya.
1. Abu Hurairah menyatakan : Telah bersabda Rasulullah S.A.W yang bermaksud : Apabila telah tibanya Ramadhan, dibuka pintu-pintu syurga dan ditutup segala pintu neraka dan diikat segala syaitan. -Hadis dikeluarkan oleh imam Bukhari, Muslim, Nasai'e, Ahmad dan Baihaqi-
2. Daripada Abu Hurairah daripada Rasulullah S.A.W telah bersabda yang bermaksud :Sesiapa yang berpuasa Ramadhan dengan penuh keimanan dan keikhlasan nescaya akan diampuninya segala dosanya yang telah lalu. - Diriwayat oleh imam Nasai'e, Ibn majah, Ibn Habban dan Baihaqi-
3. Abu Hurairah telah berkata : Aku telah mendengar Rasulullah S.A.W bersabda tentang Ramadhan yang bermaksud : Sesiapa yang mendirikannya(Ramadhan) penuh keimanan dan keikhlasan diampunkan baginya apa dosanya yang telah lalu. - Hadis riwayat Bukhari, Muslim, Tarmizi, Abu Daud, Nasai'e,Malik,Ahmad dan Baihaqi-
4. Daripada Abu Hurairah telah berkata: Rasullah S.A.W telah bersabda yang bermaksud : Sembahyang yang difardhukan kepada sembahyang yang sebelumnya merupakan penebus apa antara keduanya, dan Jumaat kepada Jumaat yang sebelumnya merupakan penebus apa antara keduanya, dan bulan kepada bulan(iaitu Ramadhan) merupakan kaffarah apa antara keduanya melainkan tiga golongan : Syirik kepada Allah, meninggalkan sunnah dan perjanjian (dilanggar). Telah berkata Abu Hurairah : Maka aku tahu perkara itu akan berlaku, maka aku bertanya: Wahai Rasulullah! adapun syirik dengan Allah telah kami tahu, maka apakah perjanjian dan meninggalkan sunnah? Baginda S.A.W bersabda : Adapun perjanjian maka engkau membuat perjanjian dengan seorang lain dengan sumpah kemudian engkau melanggarinya maka engkau membunuhnya dengan pedang engkau, manakala meninggal sunnah maka keluar daripada jamaah(Islam).-Hadis riwayat Ahmad, Al-Hakim, dan Baihaqi-
5. Daripada Abi Soleh Az-zayyat bahawa dia telah mendengar Abu Hurairah berkata: Rassullah S.A.W telah bersabda yang bermaksud : Setiap amalan anak Adam baginya melainklan puasa maka ia untukKu dan Aku akan membalasnya. Dan puasa adalah perisai, maka apabila seseorang berada pada hari puasa maka dia dilarang menghampiri(bercumbu) pada hari itu dan tidak meninggikan suara.Sekiranya dia dihina atau diserang maka dia berkata : Sesungguhnya aku berpuasa demi Tuhan yang mana diri nabi Muhammad ditanganNya maka perubahan bau mulut orang berpuasa lebih harum di sisi Allah pada hari qiamat daripada bau kasturi, dan bagi orang berpuasa dua kegembiraan yang mana dia bergembira dengan keduanya apabila berbuka dia bergembira dengan waktu berbukanya dan apabila bertemu Tuhannya dia gembira dengan puasanya. -Hadis riwayat imam Bukhari, Muslim, Nasai'e, Ahmad, Ibn Khuzaimah, Ibn Habban dan Baihaqi-

mudah mudahan kita mampu untuk menyempurnakan bulan ramadhan dengan sebaiknya,dgn perbayakkan amalan di waktu pagi hari mahupun waktu mlm hari..insyaallah allah permudahkan segala permintaan kita..terutama pada 10 mlm terakhir..sama2 kita usahakanya.

Friday, August 14, 2009

Batasan Cinta

Assalamulaikum warahmatullahi wabarakatuh...

Dengan nama allah yang maha pemurah lagi maha pengasihani...

Ikhwah dan Akhawat yang di rahmati allah,

Maksud firman Allah "dan antara tanda-tanda kesyukuran

Nya Dia menciptakan untukmu isteri-isteri daripada

jenis sendiri supaya kamu cenderung kepadanya dan di

jadikan antara kamu rasa kasih dan sayang"

Kasih sayang sesama makhluk perlu di pupuk sekadar

menambah keceriaan hidup,ikatan yang jujur dan tulus

ikhlas yang akan menambah semangat perjuangan

islam,selain bekorban untuk mendapat kegembiraanNya...

Sahabat,

Percintaan di awal musim merupakan percintaan di musim

bunga yang penuh keindahan,tetapi apabila musim itu

berlalu dan kalian terlupa bersedia untuk menghadapi

musim luruh dan musim sejuk,maka kalian akan mati

kesejukan kerana terlalu memuja musim yang indah

itu...

Kalian yang di kasihi allah,

Bercintalah sekadar minum seteguk air di hari

kemarau.Dan meminumnya dengan penuh

kesabaran.Bercintalah sekadar menghirup wangian

kasturi tanpa memilikinya.Bercintalah dan berkasih

sayanglah kerana Allah dengan memupuk dan menyuburkan

ikatan itu dengan cara yang matang dan dengan kawalan

iman demi untuk keizzahan islam tercinta....

Monday, August 3, 2009

mencari diri......

alhamdulillah....seronoknya rasa apabila dapat bertemu dengan fmly..mang agak lama aku dh x jumpa mereka semua..tp mungkin dengan takdir allah aku jumpa dapat duduk 4 hari je dgn keluarga aku..entah camna aku tertarik tuk gi ijtimak ulama yg diadakn di sepang..rasa seronok pula.ye la sebelum ni mana aku pernah gi ke tempat2 cam2.
Yg bagusya,diorg ni mang fikir tentang umat..camne aku leh x terfikir..tp bagi aku kena belajar ilmu dulu..tp mang aku x sangka kat sini pun blh belajar..macam2 yg aku dapat..mang seronok la..hehe.apa2 pun aku bergerak ke kedah lepas habis ijtima' tu..dh kena anta plk kat bukit kayu hitam..ala kat thailand..bkn nk shopping tp de benda yg aku nk kena buat...saba..
kwn2 sume...doakan kami kat sini k...
jumpa lain kali

Monday, July 6, 2009

Pertukaran Arah Kiblat

Pertukaran Kiblat Perintah Allah

Tahwil dalam bahasa arab bermaksud pertukaran. Ketika Nabi Muhammad s.a.w berada di Makkah, baginda bersembahyang menghala ke al-Sakhrah yang terletak di Masjidil Aqsa di Baitul Maqdis sebagaimana yang dipraktikkan oleh para Nabi Bani Israel.

kaabah.gif

Meskipun begitu sewaktu menghadap ke Baitul Maqdis ini baginda s.a.w pun menghadapkan wajahnya kepada Allah SWT memohon supaya Kaabah dijadikan sebagai qiblat. Memandangkan ia merupakan kiblat Nabi Ibrahim a.s.lalu Allah SWT menyuruh baginda berbuat demikian menerusi firmannya: “Kami benar-benar melihat wajahmu mengadah ke langit.” Lalu orang Yahudi, kaum musyrik dan munafik berkata, “Apa yang mendorong mereka memindahkan kiblat tersebut dari Baitul Maqdis ke Kaabah?

Ujian Ketaatan Kepada Yahudi

Pertukaran kiblat yang dikehendaki oleh Allah SWT ini adalah sebagai satu ujian besar kepada kaum Yahudi yang telah lama menjadikan Baitul Maqdis sebagai kiblat kepada mereka zaman-berzaman.Begitu juga perasaan hairan juga dirasai oleh kaum munafik dan musyrik. Mereka merasakan tidak senang dengan apa yang berlaku.

Maka peristiwa ini telah menimbulkan cacian dan kata-kata penghinaan kepada Rasulullah. Maka Allah SWT yang amat menyayangi kekasihNya memerintahkan kepada baginda supaya menjawap kata-kata mereka, bahawa segala arah adalah milik Allah SWT,
justeru sakhrah bukanlah lebih baik dari batu yang lain dan ia tidak mempunyai apa-apa manfaat seperti batu-batu yang lain. Begitu juga Kaabah dan Baitul Haram, allah SWT menjadikannya sebagai qiblat bagi manusia sebagai penyatuan mereka dalam beribadah.

Tapi bagi golongan yang singkat akalnya, tetap menyangka kiblat itu merupakan dasar agama dengan dengan melihat hanya pada binaan itu sendiri. Sebab itu mereka sanggup menghina Rasulullah s.a.w, “Kembalilah kepada kiblat kami, nanti kami akan mengikut dan beriman kepadamu.”

Penghinaan Bertukar Pengharapan

Nabi s.a.w selalu mengharapkan perpindahan kiblat ini. Perkara ini sering difikirkan Rasulullah kerana Kaabah adalah kiblat bapanya, iaitu Nabi Ibrahim a.s sedangkan baginda pula adalah sebagai utusan Allah untuk menghidupkan agamaNya dan memperbaharui dakwahnya. Selain itu pengharapan bagin juga didorong oleh kata-kata Yahudi yang pernah berkata, “Muhammad menyalahi
agama kita, tetapi kiblatnya mengikut kiblat kita. Kalau tidak kerana agama kita sudah tentu baginda s.a.w tidak tahu ke mana baginda s.a.w hendak berkiblat.”

Oleh kerana kata-kata ini, maka Rasulullah berdoa kepada Allah SWT melalui Jibril a.s “Aku ingin sekali kalau Allah SWT memalingkan aku dari kiblat Yahudi ini kepada arah kiblat yang lain. Maka Allah memperkenankan permintaan Rasulullah s.a.w sebagaimana kiblat yang kita hadapkan hati kita untuk beribadah pada hari ini sehinggalah ke hari kiamat nanti.

rahsia minda cerdas...

2/3 atau 70% daripada anda adalah AIR. Air adalah benda (molekul) yang hidup.
Apa sahaja mesej yang terdedah kepada anda akan mengubahkan rupa bentuk molekul air dalam tubuh badan anda.

” Dan Kami jadikan dari air tiap-tiap benda yang hidup. Maka mengapa mereka tidak mahu beriman?”
(Surah al_Anbiya : 30)

Mengapa perasaan anda berubah-ubah kadang-kadang dalam masa yang cepat.? Adakalanya anda berasa tenang, seronok, ceria ,lapang dada , gembira dan rasa puas.
Adakala juga anda rasa tertekan, bosan, marah,sedih ,gelisah dan tidak tenteram.
Mengapa hal ini boleh berlaku? Ianya adalah disebabkan molekul air dalam badan anda telah berubah-ubah.

Kajian oleh Dr Masaru Emoto terhadap kesan mesej yang di dedahkan kepada air telah mengubahkan molekul air.Mesej yang anda sampaikan samada bicara kendiri atau bahasa lisan yang bersuara atau perkataan-perkataan yang diucapkan oleh orang lain akan memberikan kesan pada perasaan anda.Samada bentuk molekul yang cantik atau hodoh!

Zikir kepada Allah, selawat dan bacaan Al_Quraan akan memantapkan molekul air yang terbentuk begitu indah sekali dan anda akan merasakan ketenagan yang hakiki dan amat baik untuk kesihatan fizikal dan mental anda.

Firman Allah bermaksud ” (Iaitu) orang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingati Allah.Ingatlah dengan mengingati Allahlah hati menjadi tenteram

Firman Allah bermaksud ” Dan sebutlah nama Tuhanmu di waktu pagi dan senja. Dan di waktu malam, hendaklah bersujud kepadanya dan bertasbih untukNya sepanjang-panjang malam”
Surah al_Insan: 25-26)

Inilah rahsianya membina kekuatan mental dan fizikal dan untuk merasakan sakinah juga kebahagiaan sampaikan mesej kepada diri kita seperti yang dinyatakan.
Hendaklah selalu menyebut perkataan yang baik-baik pada diri sendiri dan orang lain kerana tindakan anda bukan sahaja memberikan kebaikan pada diri sendiri malah orang di sekeliling anda!
 

Design by Amanda @ Blogger Buster